Mainan Anak Perempuan

November8, 2018
by Arno

Mainan Anak Perempuan – Anak perempuan mana yang tidak suka mainan? Saya yakin semua anak perempuan suka mainan. Kita sebagai orang tua juga senang melihat anak kita dapat bermain dengan bahagia.

Wajar jika kemudian kita ingin membelikan semua mainan yang ada supaya anak perempuan kita senang. Namun tahukah bunda bahwa tidak semua mainan yang dijual cocok untuk anak kita?

Mainan memang sebuah benda yang tidak terpisahkan dari dunia anak anak. Ketika kita mendengar kata mainan anak perempuan, maka yang terbayang di otak kita adalah mainan boneka, mainan masak masakan atau mainan dokter dokteran.

mainan anak perempuan

mainan anak perempuan

Hal ini sesuatu yang wajar, karena ketiga mainan ini adalagi mainan yang sangat populer di kalangan anak perempuan. Memilih mainan anak perempuan sebenernya tidak sesederhana itu.

Membelikan atau memilihkan mainan tidak hanya berdasarkan keinginan si anak. Bukan juga didasarkan pada jenis mainan anak perempuan terbaru yang muncul di pasaran.

Memilihkan mainan untuk anak perempuan harus didasarkan pada beberapa pertimbangan. Berikut beberapa tips yang bisa bunda jadikan acuan ketika hendak membeli kado untuk anak perempuannya.

1. Pilih Mainan Yang Mengembangkan Bakat Seni Anak Perempuan.

Anak perempuan sebagian besar ditakdirkan memiliki perasaan yang peka dan halus. Karenanya penting untuk melatih perasaan tersebut sehingga dapat berkembang sempurna.

Salah satunya adalah dengan melatih melalui jalur seni. Seni dinilai merupakan cara untuk melatih kepekaan seseorang, terutama dalam fase perkembangan seperti saat masih anak anak.

mainan anak permpuan, game andoid, mainan boneka, mainan dokter dokteran, mainan masak masakan, mainan anak perempuan terbaru, mainan gitar, mainan piano, mainan puzzle, mainan lego, mainan pianika, game andoid terbaik, game android offline, game android terbaru

mainan alat musik dapat merangsang kreativitas anak

Ada beberapa mainan yang dapat melatih kepekaan dan bakat anak dalam seni. Salah satunya adalah mainan alat musik seperti mainan gitar, mainan pianika dan  mainan piano.

Melatih anak perempuan bermain musik dapat membantu perkembangan otak anak yang bersangkutan. Musik dipercaya dapat merangsang otak, serta meningkatkan kecerdasan dalam mengolah informasi.

Anak yang belajar musik memiliki daya ingat yang lebih tajam daripada yang tidak belajar musik sama sekali. (Baca : Tipe Kepribadian Anak)

baca juga: Mainan Anak Perempuan 1 Tahun

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Concordia University di Kota Montreal, Kanada mengungkapkan hal yang sama. Dengan mendorong anak anak untuk belajar musik sejak umur 6 tahun dapat merangsang perkembangan motorik si anak.

Hal ini dikarenakan bermain alat musik membutuhkan koordinasi yang baik antara tangan dengan pengelihatan (visual) dan pendengaran (audio) di dalam otak.

Dari sisi medis, hasil scan pada otak orang yang mempelajari musik sejak anak anak berbeda dengan yang tidak belajar musik. Ada penambahan bagian berwarna putih di corpus callosum pada bagian otak mereka.

Corpus callosum adalag sekelompok serat saraf yang menghubungkan bagian otak sisi kanan dengan otak sisi kiri manusia.

2. Pilih Mainan Yang Mengembangkan Logika Anak Perempuan

Meski anak perempuan sering dinilai sebagai makhluk yang “emosional”, peka dan berperasaan halus, namun kita juga perlu mengasah perkembangan logikanya.

Banyak mainan yang dapat melatih perkembangan logika anak. Salah satunya adalah mainan lego atau mainan puzzle. Puzzle dipercaya banyak ahli dapat mengembangkan logika dan kecerdasan anak.

Salah satunya adalah dengan mengsah kemampuan anak memecahkan masalahnya secara logis. Permainan puzzle merupakan permainan menyusun kepingan kepingan gambar yang terdiri dari berbagai bentuk dan ukuran.

 

mainan anak perempuan, mainan puzzle

Bermain puzzle dapat melatih kemampuan anak dalam menyelesaikan masalah

Kepingan itu  disusun berdasarkan bentuknya sehingga menjadi suatu gambar yang utuh. Permainan ini mendukung anak untuk mampu berfikir dengan berbagai sudut pandang.

Bagaimana anak memilih keping puzzel satu persatu dan menggabungkan dengan keping yang lain, merupakan bagian dari latihan menyelesaikan masalah.

3. Batasi Penggunaan Mainan Digital

Anak anak zaman now tidak dapat dilepaskan dari handphone. Handphone bukan lagi sekedar alat komunikasi semata, namun juga memiliki peran entertain atau hiburan.

Salah satunya adalah dengan memainkan aplikasi game dari handphone. Bagi handphone berbasis android, banyak permainan bisa didapatkan dengan mudah di playstore.

bermain gadget

bermain gadget

Caranya mendapatkan juga sangat sederhana, sehingga anak anak dapat melakukannya. Saat ini mainan game android terbaru yang sedang populer di mata anak anak adalah game Hay Day.

Game ini  memiliki tema pertanian dan peternakan. Dalam game ini, anak akan berperan sebagai seorang petani. Petani tersebut bertugas menanam berbagai tanaman seperti jagung dan gandum.

Selain itu dia juga harus berternak beberapa hewan seperti ayam dan sapi. Petani lalu harus mengolah hasil panen dan ternaknya menjadi makanan.

Baca juga: Mainan Anak Perempuan 2 Tahun

Menurut beberapa ahli, game Hay Day termasuk permainan terbaik tahun ini. Permainan ini mengajarkan anak kesabaran dalam merawat tanaman dan ternak. Anak juga belajar kesabaran bagaimana mengolah hasil panen hingga menjadi masakan.

Namun demikian, bunda perlu membatasi anak bermain game ini. Jangan sampai anak perempuan kita malah kecanduan bermain game ini dan tidak melakukan hal lainnya.

Bagaimana pun juga kecanduan permainan digital dapat menyebabkan anak menjadi a-sosial. Salah satu cirinya adalah hilangnya kemampuan bersosialisasi dan toleransi dengan sesama

baca juga: Mainan Anak Laki Laki

4. Pilih Mainan Sesuai Dengan Usia

Memilihkan mainan yang sesuai dengan usia anak kita adalah hal yang sulit. Terkadang anak kita sudah terlanjur dengan satu mainan tertentu yang menjadi favoritnya. Padahal mainan itu sudah tidak sesuai dengan usianya.

Dalam hal ini memang tak ada salahnya, selama mainan itu tidak membahayakan si anak. kita sebagai orang tua tidak bisa memaksakan anak perempuan kita memainkan mainan tertentu yang tidak dia sukai.

Namun kita bisa mengarahkan pada mainan baru si anak. Salah satu caranya adalah dengan mengajaknya bermain bersama dengan kita sebagai orang tua. Dengan demikian, kita dapat mengajarkan keasyikan mainan itu secara perlahan pada anak.

baca juga: Koleksi Mainan Sebagai Investasi

Bila anak terus memainkan mainan untuk anak dengan usia di bawahnya, maka  stimulai dari mainan itu untuk tumbuh kembangnya tidak akan maksimal.

Demikian pula jika si anak memainkan mainan untuk usia di atasnya. Mainan tersebut, kemungkinan akan membahayakan keselamatan si anak.

Baca Juga : Mainan Anak 4 Tahun

Aktivitas fisik dan koordinasi organ tubuh anak di usia yang berbeda tentu saja akan berbeda bentuknya. Hal ini disebabkan perkembangan dan daya dukung organ tubuh anak akan berbeda di masing-masing usia.

Kegiatan fisik biasanya dilakukan oleh anak perempuan usia 3 sampai 5 tahun. Pada usia ini kemampuan motorik halus dan kasar anak sudah mulai terbentuk.

5. Dampingi Anak Saat Bermain

Peran orang tua saat mendampingi anak bermain sangat lah penting. Orang tua dalam membantu perkembangan kemampuan fisik (motorik), sosial dan emosional serta kognisi anak. Semua kemampuan itu, idealnya dapat tumbuh secara bersama.

Dengan demikian anak akan memiliki keterampilan yang lengkap. Baik dari sisi IQ atau yang dikenal sebagai Intelligence Quotient atau diterjemahkan sebagai kecerdasan intelektual.

Juga dari sisi EQ (Emotional Quotient), dan atau kecerdasan emosional. Serta SQ atau Spiritual Quotient yang biasa diartikan sebagai kecerdasan spiritual.

mainan anak perempuan, mainan masak masakan

dampingi anak perempuan bunda saat bermain

Kita sebagai orang tua dapat menjadi teman bermain yang asyik bagi anak perempuan kita. Dengan bermain bersama kita dapat mengedukasi anak melalui permainan sehingga menyenangkan bagi anak.

Sebagai orang tua, kita dapat membimbing imajinasi anak saat bermain sesuai dengan sistem nilai dan agama yang kita anut. Termasuk memberikan peringatan akan bahaya yang mungkin anak hadapi saat bermain

Baca Juga: Mainan Anak Laki Laki 1 Tahun

Mainan Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *